Penggunaan Media Video Pembelajaran dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Media Video Pembelajaran
Ilustrasi Video Pembelajaran (Sumbe: Media Sosial dari freepik.com)

Pembelajaran jarak jauh merupakan pendidikan formal berbasis lembaga dimana kelompok belajar terpisah dan digunakan sistem komunikasi dalam interaksi (Holden and Westfall, 2008).

Dalam hal ini tentunya teknologi memiliki peran yang sangat penting untuk memfasilitasi dalam interaksi serta komunikasi agar proses pembelajaran berjalan dengan baik (Thoms and Eryilmaz, 2014).

Dan peran media pembelajaran sangat dibutuhkan untuk tetap berlangsungnya komunikasi dalam proses pembelajaran (Borisova et al., 2016). Supaya kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan baik. Serta mempermudah dan memenuhi kebutuhan dalam pembelajaran jarak jauh (Yusuf and Falade, 2005).

Media pembelajaran merupakan wadah atau segala bentuk berupa pesan atau informasi untuk mencapai tujuan pembelajaran (Mawardi, Iriani and Daryati, 2019).

Media pembelajaran yang menarik dapat mempermudah memahami materi pelajaran yang kompleks sehingga meningkatkan pemahaman peserta didik (Lestari, Rochadi and Maulana, 2017).

Media pembelajaran berbasis video dalam hal ini mampu meningkatkan minat peserta didik karena dapat membatu dalam memahami materi yang sulit bila dijelaskan dengan teks dan gambar (Yousef, Chatti and Schroeder, 2014).

Salah satunya dapat dimanfaatkan media video pembelajaran karena sangat efektif dalam penggunaannya (Kurniawan, Kuswandi and Husna, 2018).

Media video pembelajaran merupakan bagian dari media pembelajaran multimedia yang efektif digunakan dalam pembelajaran jarak jauh.

Dalam pelaksanannya media video pembelajaran disajikan secara menarik sehingga dapat meningkatakan partisipasi peserta didik dan proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan tidak membosankan (Kurniawan, 2016). Serta video pembelajaran dapat di tayangkan pada saat bersamaan walaupun pada tempat atau sesi yang berbeda (Cadiz et al., 2000).

Media video pembelajaran dalam penyusunanya dimulai dari perencanaan pembahasan materi yang mencakup pemaparan materi, penjelasan isi materi, contoh soal dan soal latihan atau evaluasi. Dan dibuat supaya proses pembelajaran seperti diajarkan secara langsung dan menyempurnakan proses pembelajaran jarak jauh (Pullen, 2001).

Desain serta tampilan dari media video pembelajaran akan menampilkan dalam bentuk animasi yang menarik dan kreatif dengan tujuan supaya peserta didik lebih semangat dan tertarik dengan pembahasan materi.

Penampilan animasi akan didukung dengan muculnya pendidik dalam pembahasan diawal video serta pembahasan contoh soal dan akhir video, dalam hal ini agar proses pembelajaran terjadi seakan-akan seperti pembelajaran secara langsung.

Sehingga peserta didik mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dari materi yang disajikan (Anindya Wati, 2013).

Melihat masih banyaknya peserta didik yang memiliki hambatan serta kesulitan dalam proses pembelajaran (Astuti, Iriani and Handoyo, 2014).

Perlu digunakan media pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Media video pembelajaran dan media pembelajaran powerpoint bisa menjadi alternatif. Karena peran media pembelajaran ini digunakan akan menarik perhatian dan menumbuhkan semangat serta motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran (Saraswati, 2009).

Akan tetapi, jika dibandingkan media video pembelajaran lebih baik karena peserta didik mampu berpikir tingkat tinggi dan retensi memori peserta didik juga lebih baik dalam proses pembelajaran (Gowasa, Harahap and Suyanti, 2019).

Serta media video pembelajaran dalam pembelajaran jarak jauh penggunaannya disajikan secara menarik dengan tujuan membuat peserta didik lebih mudah mencerna atau memahami materi yang disampaikan tidak hanya sekedar melihat teks atau gambar.

Media video pembelajaran memiliki kelebihan yang dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan peserta didik tidak lagi merasa bosan dalam menerima materi yang disampaikan (Supryadi, Jampel and Riastini, 2013).

Dan media video pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan peserta didik (Yunita and Wijayanti, 2017). Serta media video pembelajaran ini memberi gambaran terkait materi yang disampaikan dengan tujuan mempermudah dalam menerima materi. Sehingga nantinya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Namun, media video pembelajaran memiliki kelemahan, diantaranya dalam pembuatan media video pembelajaran ini pastinya tidak mudah membutuhkan proses pembuatan dan pengeditan yang menguras tenaga dan waktu (Johnston and Elyan, 2019).

Baca Juga: Video Pembelajaran Dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa

Media video pembelajaran ini tidak sepenuhnya bisa lebih baik menggantikan pembelajaran yang dilakukan secara langsung atau tatap muka karena terdapat beberapa keterbatasan (Fojtík, 2018).

Pastinya media video pembelajaran harus didukung dengan teknologi untuk mengfasilitasi penggunaannya (Basilaia and Kvavadze, 2020).

Dan tidak hanya itu tentunya peserta didik juga diharapkan memiliki akses internet sehingga akan sedikit sulit saat diterapkan di daerah tertentu yang tidak terjangkau jaringan internet (Sokolova et al., 2018).

Implikasi penerapan media video pembelajaran ini sangat efektif penggunaannya dalam berbagai mata pelajaran terlebih mata pelajaran yang memerlukan penjelasan yang lebih kongkret serta mendalam seperti praktik yang dibahas dengan bantuan berupa gambar atau video dalam pemaparannya.

Penggunaan media video pembelajaran sebaiknya diterapkan dengan tepat dan bervariasi akan mengatasi sikap pasif pada peserta didik dan penampilan yang menarik dengan tujuan mengatasi kebosanan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Pengembangan media video pembelajaran agar hasilnya memenuhi dengan kebutuhan peserta didik dibutuhkan keterampilan dan waktu yang kebih.

Contoh dalam program studi Tata Rias Rambut, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan media video pembelajaran terbukti lebih efektif jika dibandingkan dengan media pembelajaran buku teks (Sari and Siagian, 2013).

Namun media video pembelajaran ini hanya alat untuk membantu proses penyampaian dalam pembelajaran oleh karena itu peran pendidikan diperlukan sebagai peran yang aktif sebagai fasilitator agar peserta didik tetap berperan aktif dalam pembelajaran. Dan media video pembelajaran dapat memberikan timbal balik yang baik dan bermanfaat pada peserta didik.

Penulis:

  1. Jesaya Gurusinga
  2. Samuel Elfrando

Mahasiswa PGSD, Universitas Quality Medan
Dosen Pengampu: Hasni Suciawati S.Pd., M.Pd

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *