Sastra  

Puisi: Rasa yang Terpendam

Aku adalah kalian
Aku adalah diriku sendiri
Di saat mengangapku egois
Aku akan menjadi semakin egois
Disaat kau mengangap aku malekatmu
Maka aku akan menjadi malekat kecilmu

Aku adalah aku…….
Dan aku adalah apa yang kupikirkan
Di malam yang sepi
Ribuan hayal mengganguku

Namun tak sempat……
Saat kau ada di kelas bersamaku
Kau selalu bohong padaku
Tapi, bila matamu menisaratkan
Bahwa kau sebenarnya mencintaiku

Mengapa engkau berbuat demikian
Terhadap aku?
Apakah kau tau bahwa aku terluka
Kitika kamu berbohong padaku?
Salahkah pada rasa ini
Rasa yang tak kunjung hilang dan tak Berani untuk diungkapkan.      

Penulis: Yohanes Bin Yantak
Siswa Jurusan IPS B SMAK Seminari St.Yohanes Paulus ll Labuan Bajo                                                                                                                                                                          

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *