Dominasi Teknologi China, Magnet bagi Indonesia

teknologi china semakin canggih
Dominasi Teknologi China, Magnet bagi Indonesia. Sumber: Pinterest.com.

Apakah ini menjadi sebuah langkah awal Indonesia dalam mengembangkan teknologi atau justru menjadi penghambat bagi negara Indonesia untuk mengembangkan teknologi?

Pada era zaman sekarang, perkembangan teknologi terjadi sangat pesat terutama di lingkup global. Salah satu contoh negara yang sangat menonjol dalam perkembangan tersebut, yakni China.

Dalam beberapa dekade terakhir, Chinaberhasil menunjukkan dominasi di berbagai sektor, mulai dari industri, pelayanan masyarakat, hingga kecerdasan buatan.

Seperti contohnya pembangunan infrastruktur kereta cepat Jakarta-Bandung yang dibantu oleh China dalam ide teknologinya, dan juga masih banyak lainnya. Kondisi tersebut menjadikan China sebagai ‘medan magnet’ yang berarti menarik perhatian dari banyak negara termasuk Indonesia.

Kemajuan teknologi China tidak terjadi secara instan, namun melalui beberapa tahap-tahap, seperti riset, percobaan, pengembangan, dan lain sebagainya. Sampai saat ini teknologi China mampu bersaing di tingkat global, seperti adanya Huawei, Alibaba, dan Tencent yang merupakan bukti nyata kekuatan teknologi China.

Baca Juga: Teknologi Digital dalam Proses Transfer Knowledge di Institusi Pendidikan Tinggi

Sementara itu, Indonesia masih berupaya untuk meningkatkan kapasitas teknologi agar mampu untuk bersaing di tingkat global. Hubungan kerja sama yang terjadi antara Indonesia dan China menjadi salah satu langkah untuk terus meningkatkan kapasitas teknologi di Indonesia. Mari kita uraikan menjadi beberapa poin-poin penting, yakni:

Dominasi Teknologi China bagi Negara-Negara Lain

Tentunya ketertarikan negara lain dengan China semakin meningkat karena perbedaan keunggulan teknologi di beberapa bidang, misalnya Jaringan komunikasi (5G), AI (Artifical Intelligence), industri manufaktur berbasis teknologi, dan juga energi terbarukan. Hal ini juga di dukung oleh kebijakan pemerintah dan inovasi yang terus berkembang.

Sumber gambar: Pinterest.com.

Apa itu China sebagai ‘medan magnet’ bagi Indonesia?

Nah kenapa bisa dikatakan negara China sebagai ‘medan magnet’ bagi negara Indonesia, hal ini menggambarkan bagaimana teknologi China menjadi ketertarikan negara Indonesia dalam mengembangkan teknologi, misalnya banyaknya produk China yang dijual ke pasar Indonesia, investasi dalam pembangunan infrastruktur digital, kerja sama di berbagai bidang melalui transfer teknologi dan pengetahuan.

Baca Juga: Pengaruh Teknologi Cloud Computing terhadap Bisnis Kecil dan Menengah

Dampak bagi Indonesia

Banyak sekali dampak positif yang didapatkan oleh negara Indonesia ketika bekerja sama dengan negara China, misalnya mempercepat digitalisasi di berbagai sektor, membangun infrastruktur dengan teknologi, dan juga meningkatkan akses terhadap perkembangan teknologi yang semakin modern.

Namun dari banyaknya dampak positif pasti terdapat tantangan bagi negara Indonesia sendiri, antara lain risiko ketergantungan teknologi sehingga mengurangi daya tarik untuk berkomunikasi secara langsung dengan manusia lain dan terjadinya persaingan dengan produk-produk lokal.

Dominasi teknologi China memang memberikan banyak sekali manfaat bagi Indonesia, namun Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologinya.

Diperlukan strategi dalam pengembangan inovasi lokal agar dapat bersaing secara global. Dengan demikian, hubungan dengan China harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang, bukan hanya sebagai ketergantungan.

China telah menjadi salah satu kekuatan utama dalam pekembangan teknologi dunia dan juga membawa pengaruh positif dalam mempercepat kemajuan teknologi di Indonesia.

Namun, untuk mencapai kemandirian dalam mengembangkan teknologi, Indonesia harus perlu terus belajar, belajar, dan belajar dalam mengembangkan inovasi dan memperkuat kemampuan lokal agar bisa bersaing di dunia global.


Penulis: Galang Harly Ramadhan
Mahasiswa Teknik Mesin POLINES
Aktif juga di Organisasi Staffmuda Badan Eksekutif Mahasiswa


Dosen Pengampu: Eri Prihatmini


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *