Mangrove dan Kita

0
535
Sumber: pribadi

 

Akhir-akhir ini, hutan mangrove menjadi tempat tujuan wisata yang digemari. Suasana tenang, hijau dedaunan, aroma lautan, serta berbagai satwa yang hidup di habitat mangrove sangat menarik untuk dinikmati.

Sumber: pribadi

Puluhan jenis pohon mangrove yang hidup di Indonesia pun tidak kalah penting untuk bukan hanya dinikmati, tetapi juga dipelajari. Di bumi ada 89 species pohon mangrove yang sudah dikenali, dan 51% nya hidup di Indonesia. Namun sangat memprihatinkan bahwa 75% dari hutan mangrove di Indonesia ini dalam kondisi rusak.

Sumber: pribadi

Dalam hal ini sangat diperlukan partisipasi masyarakat untuk, bukan hanya memelihara hutan mangrove, tetapi juga memelihara bumi. Dalam tulisan kali ini, penulis akan memaparkan tiga ide yang akan sangat mudah untuk dilakukan

Pertama, mari ciptakan lingkungan bersih untuk pokok mangrove kita. Indonesia merupakan penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia. Sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai membuat banyak ahli berpikir bagaimana cara mengurai sampah plastik ini hingga tidak menciptakan racun-racun lainnya.

Sumber: pribadi

Tetapi kita jangan berjalan terlalu jauh dahulu. Mari awali dengan yang paling ringan, yaitu memunguti sampah yang bertebaran, baik di hutan mangrove, maupun di tempat-tempat lain, lalu memilah sampah tersebut dengan benar sehingga tiap jenis sampah mendapatkan penanganan yang tepat di tahap akhir.

Kedua, mari menanam mangrove. Pada beberapa tempat wisata mangrove, ada program penanaman mangrove. Dalam program ini, tempat dan sarana penanaman serta bibit mangrove akan disiapkan, demikian pula pendampingan. Ada cara menanam yang aman di atas guludan, tetapi ada juga yang harus masuk ke dalam air hingga ketinggian hampir 1 meter.

Sumber: pribadi

Di lokasi yang belum ada penyelenggara wisata tanam mangrove ini, kita bisa berusaha mandiri, yakni dengan mencari bibit mangrove yang bisa dijumpai banyak di sekitar pokok mangrove, lalu menanamnya dengan jarak tertentu. Perlu diingat jika pokok mangrove ini nantinya dewasa, maka ada kerapatan yang sebaiknya diperhitungkan.

Ketiga, mari ajak mangrove kita bergembira. Hutan mangrove bisa menjadi panggung dengan dekorasi alam yang sangat menawan. Di panggung itu, kita bisa bernyanyi, menari, membaca puisi, dan berbagai kegiatan lainnya, namun, tentunya diperhatikan volume suara yang tidak mengganggu satwa di sana.

Sumber: pribadi

Nah, tunggu apa lagi, mari bersama memelihara mangrove kita. Jasa mangrove sangat besar, bukan hanya pencegah abrasi, tetapi juga bisa diolah menjadi makanan.

Sumber: pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here