Koleksi Boneka is Fun

0
490
Sumber: adventure_polly

Pada tahun 1950an, seorang Ibu bersedih hati melihat putrinya bermain boneka kertas selayaknya boneka kertas itu kawan karibnya. Tak ada suatu bentuk solid yang bisa dipeluk, ditimang, disisir rambutnya atau dipakaikan sepatu dan baju baru. Wanita sedih bernama Ruth Handler inilah yang kemudian menjadi bidan kelahiran boneka Barbie pada tahun 1959.

Berawal dari Amerika Serikat, tidak butuh waktu lama hinga boneka Barbie ini memikat hati banyak orang, bukan saja anak-anak dan perempuan, tetapi juga orang dewasa dan para pria.

Sumber: adventure_polly

Dalam perjalanannya, boneka Barbie tampil dalam berbagai model busana, tata-rias wajah, bahkan akhir-akhir ini boneka Barbie telah menjadi boneka yang sangat luwes dengan sendi-sendi yang bisa ditekuk sebagaimana manusia. Bukan hanya busana dan tata rias saja yang dikembangkan, Barbie pun dilengkapi dengan kekasih, keluarga, kawan, serta perlengkapan untuk bermain seperti tempat tidur, lemari, rumah, juga asesoris seperti tas, sepatu, kalung, anting-anting, cincin, gelang, dan tiara.

Sumber: djavadoll_id
Sumber: djavadoll_id

Di Indonesia, boneka Barbie tidak hanya tampil sebagai gadis cantik berambut pirang dari Amerika, tetapi ia juga bisa menjadi putri Jawa berkebaya batik dan bersanggul, bahkan sebagai penari Bali ataupun penari Betawi. Sehingga pada akhirnya boneka Barbie ini bukan hanya milik Barbara, putri Ruth Handler, tetapi menjadi barang koleksi yang sangat menarik di dalam dunia koleksi boneka. Silakan nikmati beberapa foto koleksi dalam laman ini.

Sumber: djavadoll_id

* Terima-kasih kepada seniman boneka Rian – Djavadoll.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here