Belajar Bahasa Asing Murah, Mudah dan Menyenangkan

0
532
Sumber: pribadi

Sebagian besar murid yang belajar bahasa asing di tempat kursus non-formal adalah “pelajar rodi”, alias pelajar yang datang bukan karena kemauan sendiri. Biasanya mereka dipaksa orang tua untuk kursus, atau datang kursus karena kebanyakan teman-teman mereka ikut kursus di tempat tersebut, atau karena tempat kursus menjadi ajang temu sosial, atau karena trend, atau karena pamer. Para murid yang termasuk golongan ini menganggap belajar bahasa asing itu terlalu sulit dan tidak menyenangkan. Alhasil, murid-murid semacam ini hanya menghabiskan waktu dan uang tanpa hasil yang memuaskan.

Hanya sebagian kecil pelajar yang belajar atas dasar kemauan sendiri. Sebagian kecil ini menyadari bahwa kemampuan menguasai bahasa asing akan bermanfaat bagi masa depan mereka. Murid-murid semacam ini biasanya datang kursus dengan kesadaran penuh bahwa mereka harus belajar dengan giat untuk menguasai bahasa asing tersebut. Hasilnya? 100% dari murid golongan ini akhirnya berhasil menguasai bahasa asing yang mereka pelajari.

Mengapa lebih banyak pelajar yang menganggap belajar bahasa asing itu sulit dan membosankan? Mungkin karena pelajaran bahasa asing yang mereka dapat di sekolah formal memang membosankan? Apakah murid-murid nya yang salah apabila pelajaran bahasa asing tidak bisa mereka mengerti? Mungkinkah kesalahan itu terletak pada metode mengajar sang guru, atau kurikulum pelajarannya? Bisa jadi masalahnya adalah kombinasi dari semua unsur tersebut.

Padahal sebenarnya belajar bahasa asing itu bisa menjadi mudah dan menyenangkan apabila murid menikmati proses belajar. Dan murid akan lebih giat belajar bahasa asing apabila mereka sadar bahwa “language opens doors“. Penguasaan bahasa asing akan membantu mereka dalam karier. Penguasaan bahasa asing akan membantu mereka apabila mereka traveling. Penguasaan bahasa asing akan membantu mereka bersosialisasi secara global. Singkat kata, penguasaan bahasa asing adalah sangat bagus bagi masa depan mereka. Inilah yang perlu ditekankan oleh para orang tua kepada anak-anak mereka. Mungkin bukan dengan cara menggurui seperti berkata “kamu harus belajar bahasa asing sebab itu penting untuk masa depanmu!” — kemungkinan besar si anak akan merasa dipaksa untuk belajar bahasa asing apabila dia berulang kali mendengar kalimat tersebut. Akan tetapi kalau orang tua memberi contoh dengan, misalnya, bercerita kepada anak-anak tentang kisah sukses seseorang karena orang tersebut dapat berbahasa asing. Atau bercerita bahwa lebih banyak informasi menarik yang didapat pada saat traveling apabila kita bisa berkomunikasi dengan penduduk lokal negara yang dikunjungi — maka ada kemungkinan si anak akan berkata dengan antusias “kalau begitu aku juga mau belajar bahasa asing”. Cerita/dongeng yang menarik akan lebih meresap di hati dan otak anak-anak daripada indoktrinasi.

Tidak semua orang mempunyai dana untuk membiayai kursus bahasa asing dan tidak semua daerah di indonesia mempunyai akses mudah untuk kursus bahasa asing. Tidak masalah!

Cara Mudah Belajar Bahasa Asing

Belajar bahasa asing tidak harus mahal ataupun menempuh jarak yang jauh untuk menuju ke tempat kursus. Faktanya, belajar bahasa asing bisa dilakukan di rumah masing-masing dengan cara :

  1. Mendengarkan Musik

Dengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan dalam bahasa asing. Temukan lagu yang disukai dan dengarkan sesering mungkin. Pastikan proses ini menyenangkan dan bukan paksaan. Kalau pendengar menikmati lagunya maka ada kemungkinan si pendengar akan mencari tahu arti lirik lagu tersebut, dan tanpa sadar dia sudah mulai proses belajar bahasa asing.

  1. Menonton Film

Menonton film dalam bahasa asing adalah metode belajar mandiri yang sangat menyenangkan. Pilih film yang sangat disukai. Pertama kali menonton boleh dibantu subtitle supaya isi cerita dimengerti. Kemudian film ditonton kembali beberapa kali, tapi tanpa subtitle. Caranya,menutup subtitle dengan karton yang tidak tmbus pandang. Metode ini sangat bagus untuk membantu pembelajaran bahasa asing.

Sumber: https://www.npr.org/2012/08/07/157795366/your-favorites-100-best-ever-teen-novels

3. Membaca Buku Berbahasa Asing

Bacalah buku, novel atau majalah berbahasa asing. Pilih bahan bacaan yang paling mudah dan disukai. Pertama kali membaca boleh dibantu dengan kamus untuk membantu mengerti jalan cerita/isi buku. Baca ke dua kalinya, masih boleh dengan bantuan kamus. Sesudah beberapa kali membaca ada kemungkinan kamus tidak diperlukan lagi. Pembaca akan ingat kata-kata tertentu atau potongan-potongan kalimat walaupun pembaca mungkin tidak mengerti seluruh kalimat yang ada di buku tersebut.

 

  1. Melihat Program Berbahasa Asing

Pada zaman ini banyak sekali bermacam-macam program di media masa yang bisa dilihat secara gratis, misalnya di media sosial. Cobalah melihat program yang berbahasa asing, boleh dibantu dengan kamus apabila tidak mengerti. Lama kelamaan si pemirsa akan mengingat kata-kata, potongan kalimat, bahkan mungkin kalimat lengkap. Jadi tanpa sadar si pemirsa sebetulnya sudah belajar bahasa asing.

Nah, itulah beberapa cara belajar bahasa asing yang murah, mudah, dan menarik. Lebih bagusnya lagi metode pembelajaran seperti yang dijelaskan di atas bisa dimulai sejak masa kanak-kanak, karena otak anak kecil lebih cepat menyerap dan mengingat hal-hal baru. Maka dari itu apabila metode pembelajaran ini dilakukan sejak awal bisa jadi tingkat kesuksesannya akan lebih tinggi.

* Soe, pernah menjadi tutor pelajaran bahasa Inggris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here